blood Tag

07 Mar PENTINGNYA CEK GULA DARAH PADA DIABETES

Kadar gula darah memang menjadi perhatian utama bagi penderita diabetes atau kencing manis. Penyakit ini memang berputar-putar di persoalan kadar gula darah, bila terlalu tinggi sangat berbahaya, juga bila terlalu rendah bisa berbahaya pula. Meskipun kadar gula darah biasanya termanifestasi pada kondisi klinis penderita kencing manis, namun sering kali tidak disadari sampai efeknya sudah terjadi komplikasi.
Efek tingginya kadar gula darah yang terlalu tinggi adalah komplikasi pada kerusakan organ dalam tubuh. Biasanya kerusakannya begitu permanen, sehingga susah untuk disembuhkan dan mengancam jiwa. Pertimbangan inilah yang membuat pengecekan kadar gula darah harus dilakukan secara teratur. Setidaknya di awal terkena diabetes mungkin lebih sering, namun saat sudah stabil, bisa lebih jarang lagi. Memang tidak disarankan mengecek kadar gula darah saat ada keluhan klinis, ini biasanya disebut dengan komplikasi dan jangan dibiasakan.
Namun cek gula bisa juga digunakan untuk monitor kesehatan, misal untuk pencegahan kencing manis. Ini tentunya bagi yang suka makan besar maupun makanan yang bergula dan berlemak tinggi. Karakter ini sangat sesuai dengan calon penderita kencing manis. Pada kebanyakan kasus diabetes tidak terdeteksi kehadirannya, tahu-tahu sudah ada keluhan, baru ketahuan kalau terkena diabetes. Padahal ini bisa dihindari bila rutin mengecek kadar gula darah.
Memang kadar gula darah tidak absolut, masih harus dikompromikan dengan kondisi klinis sesorang. Namun mengetahui kadar gula darah bisa menjadi semacam alarm, tentunya ada yang salah di pola makan maupun gaya hidup dan inipun harus diperbaiki. Demikian pula pada penderita diabetes, dengan mengetahui posisi kadar gula darah, bisa mengatur diet, memperbaiki pola makan dan menyempurnakan gaya hidup.

Cek kadar gula darah puasa

Ini merupakan standar untuk pengecekan kadar gula darah puasa bagi penderita kencing manis. Meskipun bisa juga bila memiliki alat sendiri sebuah kadar gula acak bisa diketahui. Namun kadar gula darah puasa sudah cukup, biasanya mudah dilakukan di layanan kesehatan seperti puskesmas. Ini bisa mengetahui kondisi kadar gula darah, sehingga mengetahui apa yang harus dilakukan pada diet maupun aktifitas sehari-hari.
Kadar gula darah yang diketahui bisa menjadi gambaran akan pengaturan asupan makanan dan aktifitas yang harus dirubah atau diperbaiki. Pada penderita kencing manis memang harus seimbang dalam mengatur pola dietnya, agar jangan sampai terlalu ketat maupun terlalu longgar. Meskipun kadar gula darah bisa dikompromikan, namun selalu harus disesuaikan dengan kondisi klinis penderita. Tiap orang akan special, meskipun bisa saja kadar gulanya sama.

Cek kadar gula darah di saat sehat

Ada yang sering terabaikan bagi penderita kencing manis, yaitu melakukan pengecekan gula darah saat sedang ada keluhan. Padahal bila ada keluhan jelas ada yang tidak beres di kadar gula darah. Ada cara yang lebih sehat dalam melakukan cek kadar gula darah, yaitu melakukannya saat sedang sehat, sehingga bisa melakukan pengontrolan diet maupun aktifitas secara efektif.
Bila kebiasaan untuk mengecek kadar gula darah hanya saat ada keluhan, akan membuat masalah baru di masa datang. Pada penderita diabetes saat ada keluhan biasanya memang memiliki kadar gula darah yang tidak normal, bisa terlalu rendah atau terlalu tinggi. Ini tentunya akan berbahaya bila sudah komplikasi terlalu jauh. Mekanisme penyembuhannya akan menjadi lebih sulit. Lebih susah mengontrol kadar gula darah saat organ dalam tubuh sudah mengalami kerusakan.
Pada beberapa kasus orang dengan kencing manis, begitu mudah menyerah pada penyakitnya, dan kebanyakan karena memang sudah komplikasi. Saat kondisi seperti ini memang sulit untuk disembuhkan, bahkan kerusakan menjadi semakin serius apalagi disertai kondisi emosi yang menjadi tidak stabil. Perasaan sakit maupun tidak nyaman akan memperburuk pengendalian kadar gula darah, maka disini pentingnya mengecek kadar gula darah secara teratur.

Read More

19 Oct Plasmatec Blood Grouping Antisera

High quality in-vitro diagnostic tests. Manufactured in the United Kingdom.
Plasmatec murine monoclonal ABO and anti-D reagents are manufactured to the highest standards from selected supernatants of specific antibody secreting cell lines. They are valid and potent preparations suitable for slide, tube, microplate and automated methods.

The monoclonal anti-A and anti-A,B reagents are particularly suitable for the detection of Ax subtype, using an appropriate technique. These reagents have the advantage that, unlike polyclonal antisera, they do not possess anti-T and Tk activity. This means they may be used reliably to group red blood cells where these antigens have been exposed. Similarly neither the anti-A or anti-A,B reagents will react with the acquired B phenotype.
All Plasmatec blood grouping reagents are colour-coded according to international convention. They contain 0.1% sodium azide as a preservative and are stable for two years from the date of manufacture.

The Plasmatec anti-D IgM monoclonal reagent is an avid and potent preparation derived from invitro culture supernatants of antibody producing cell lines. The preparation is optimised for use in slide, tube and microplate methods, and is designed to detect a high proportion of weak D (Du) antigens and the majority of D variants.
Plasmatec anti-human globulin is prepared by the immunisation of rabbits with purified human IgG. Non-specific activity in the rabbit serum is removed by absorption. The anti-C3d component is an IgM monoclonal antibody prepared from culture supernatants.

Read More